Sabtu, 22 Agustus 2015

Pantai Lumbung dan Watu Lumbung

Batu karang adalah hal yang lazim berada di pantai. Namun, batu karang yang berada di dua pantai dibawah ini terbilang unik. Formasi batu yang berada di dua pantai ini menjulang tinggi menyerupai sebuah bangunan lumbung padi. Oleh karena itu Masyarakat di tempat dimana dua pantai ini berada menjuluki pantai-pantai ini dengan nama yang mirip, yaitu Pantai Watu Lumbung di Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta dan Pantai Lumbung di Kabupaten Tulungagung Jawa Timur.



Pantai Watu Lumbung

Memang batu raksasa inilah yang menjadi icon dari pantai yang terletak di Desa Balong, Kecamatan Girisubo tak jauh dari Pantai Wediombo ini. Sesekali ombak melesat naik ke batuan karang dan membasahi sekitarnya.

Jangan membayangkan pantai ini kita bisa bermain pasir apa lagi berenang. Sebagian besar pantai ini hanya batuan karang saja jika pun ada pasir itupun hanya sedikit dan tipis tidak seperti pantai-pantai wisata lainnya di Gunungkidul. Sisi-sisi karang yang berbatasan dengan laut memiliki kedalaman yang cukup dalam. Ombak pun tak bosan-bosannya menerjang formasi karang pantai Watu Lumbung ini. Saat air laut pasang karang ini sebagian tenggelam oleh air laut hingga yang terlihat hanya karang Watu Lumbungnya saja.


Di pantai ini wisatawan juga bisa menyaksikan cantiknya sunset atau matahari terbenam. Langit berubah menjadi orange dengan goresan warna merah yang sangat indah. Tidak ada suara bising kendaraan dan hiruk pikuk yang memusingkan kepala, yang ada hanya perasaan damai saat menikmati suguhan alam yang begitu indah di Pantai Watu lumbung.

Jalan menuju pantai ini belum sempurna. Sekitar 600 meter masih tanah, tapi 2 kilometer sebelumnya sudah di corblok.

Di pantai itu juga ada batuan vulkanik yang berasal dari Gunung Batur yang konon pernah aktif dan meninggalkan sisa-sisa letusannya di pantai Watu Lumbung dan pantai Wediombo. Sebab letak pantai ini tepat di sisi kiri objek wisata religi Gunung Batur.


Pantai ini memang menjadi tempat favorit bagi mereka yang hobi memancing. Setiap akhir pekan utamanya saat air surut, nampak beberapa pemancing sedang asik menunggu umpannya di spotnya. Kita juga dapat menikmati kesibukan nelayan menebar jala di sekitar pantai ini maupun mengambil tangkapannya.


Pantai ini cocok untuk mereka yang suka tracking, berpetualang ke tempat tersembunyi dan penghobi mancing. Selain itu, jika tidak ingin lama-lama di Pantai Watu Lumbung, wisatawan juga bisa mendirikan tenda untuk camping di terminal Pantai Watulumbung. Suasana camping pada malam hari akan terasa menyenangkan dengan suara hewan hutan dan serangga-serangga yang bersahut-sahutan.




Pantai Lumbung

Pucanglaban merupakan sebuah desa dan sekaligus ibukota Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung. Uniknya, desa ini justru berada di pelosok kecamatan, di mana sebelah timurnya berbatasan dengan Kabupaten Blitar dan sebelah selatan berbatasan dengan samudra Hindia. Konsekuensi dari posisinya yang berbatasan langsung dengan samudra, menyebabkan pesisir desa ini dihiasi oleh hamparan pantai-pantai yang indah. Salah satu pantainya memiliki batu karang yang menjulang indah, yaitu pantai Lumbung.


Pantai Lumbung, lebih dikenal di kalangan para pemancing. Hal tersebut memang cukup beralasan sebab akses untuk turun ke pantai masih sulit dan berbahaya. Penduduk setempat memang tidak merekomendasikan pantai ini untuk dikunjungi, sebab Desa Pucanglaban sudah memiliki Pantai Molang sebagai icon wisata.

gambar kredit: islahagus.blogspot

Namun Pantai Lumbung memang eksotis. Walau pantainya tidak terlalu lebar tapi pemandangan di sini benar-benar memukau. Keindahan itu ditambah dengan adanya batu karang yang menjulang megah.



Baca Juga:





10 Misteri Gurun yang Belum Terpecahkan

Gurun menawarkan beberapa misteri terakhir di dunia, baik misteri alam maupun buatan manusia. Kota mati tanpa sejarah, monumen yang menggambarkan pengetahuan kuno yang canggih, artefak anomali, serta ledakan dari ruang angkasa hanya beberapa teka-teki yang menunggu untuk dipecahkan.




10. Lingkaran Peri

Di gurun Namibia, jutaan lingkaran misterius memenuhi lanskap. Sekelilingnya dilapisi dengan rumput setinggi lutut, tapi tidak ada yang tumbuh dalam lingkaran-lingkaran tersebut - bahkan ketika tanah yang subur ditambahkan.

Misteri seputar asal-usul lingkaran alami ini telah mengilhami banyak teori selama beberapa dekade, tetapi tidak ada yang memuaskan semua orang di komunitas ilmiah. Teori-teori berkisar dari karya rayap, burung unta mandi pasir, tanaman beracun dan jamur yang membunuh rumput, gas bawah tanah, rumput yang bersaing, dan tingkat nutrisi yang tersedia dalam tanah.

Meskipun sebagian besar lingkaran peri muncul di Gurun Namib, mereka membentang epanjang 1.800 kilometer dan mencapai Provinsi Cape di Afrika Selatan. Salah satu aspek dari lingkaran yang menunjukkan mereka terorganisasi sistematis adalah bahwa mereka tidak pernah tumpang tindih, yang menyebabkan para ilmuwan untuk berspekulasi apakah lingkaran bersaing satu sama lain. Setiap lingkaran peri dapat meluas hingga 2 dan 20 meter dalam diameter dan memiliki umur hingga 75 tahun. Tidak ada yang tahu apa yang menyebabkan mereka menghilang. Selengkapnya baca disini: Misteri Lingkaran-Lingkaran Peri yang "Hidup" dan disini: Teori-Teori Mengenai Lingkaran Peri Namibia yang Misterius




9. Makam Aneh

Dalam Lembah Para Raja, wilayah pekuburan yang di mana sisa-sisa Raja Tutankhamun ditemukan, misteri berusia 3.000 tahun muncul. Pada tahun 2005, sebuah ruang batu kapur tak sengaja ditemukan di bawah gubuk beberapa pekerja kuno'. Di dalamnya terdapat 28 guci besar dan tujuh peti mati.

Semua peti mati dsegel dengan hati-hati. Beberapa dihiasi dengan wajah berwarna kuning, tetapi tidak ada peti mati yang berisi mumi. Sebaliknya, peti mati dan guci diisi dengan potongan-potongan tembikar, batu, segel lumpur, kain, kayu, dan natron, bubuk yang digunakan untuk mengeringkan tubuh yang mati. Salah satu peti mati bahkan memiliki peti mati lain di dalamnya.

Apakah ini pemakaman palsu untuk menipu seseorang? Lembah para Raja tentu sudah diincar para perampok makam. Jika tujuannya adalah untuk menipu pencuri, sungguh ironis karena ruangan ini tampaknya menjadi satu-satunya makam di wilayah itu yang tak pernah dijarah. Bahkan jika memang makam palsu, seharusnya ada prasasti kerajaan, nama-nama bangsawan dan barang-barang bernilai untuk meyakinkan, tapi ini tidak ada.

Beberapa teori mengatakan bahwa ruang dengan isinya yang aneh tersebut adalah puing-puing dari studio pembalseman, sebuah makam yang gagal, atau bahkan ruang bekas pembalseman Tutankhamun. Tidak ada yang bisa menjelaskan mengapa limbah seperti itu disegel seperti mayat dalam peti mati yang dihiasi dan berada di lembah yang disediakan untuk pemakaman kerajaan.




8. Four Corners Gas
Wilayah gurun Four Corners berisi bentang alam yang indah seperti Shiprock di New Mexico. Gurun ini juga situs gumpalan anomali yang mengandung metana tingkat tinggi.

Pada tahun 2003, satelit yang digunakan untuk mengukur jumlah metana menemukan awan mematikan gas rumah kaca ini saat melewati Four Corners di Amerika Serikat. The Four Corners adalah daerah di mana Colorado, New Mexico, Arizona, dan Utah bertemu. Ada sesuatu disana yang melepaskan jumlah metana yang sangat besar yaitu sebesar 10 persen dari emisi tahunan metana di seluruh Amerika Serikat. Hal ini berlangsung selama enam tahun. Kemudian berhenti secara misterius seperti ia berawal.

Ada hampir 40.000 sumur di area itu yang bisa bertanggung jawab atas curahan gas rumah kaca tersebut. Tujuan dari sumur-sumur ini adalah untuk mengekstrak gas alam, yang sebagian besar metana, dari lingkungan yang kaya batubara lokal. Namun, tidak dapat memuaskan dalam menjelaskan volume gas rumah kaca yang ditemukan mengambang di atas Four Corners. Menurut NASA, kemungkinan peristiwa kebocoran gas alam selama enam tahun tidak dapat diabaikan. Apakah itu buatan manusia atau alam, peneliti masih mencoba untuk menemukan asal metana, gas yang lebih efektif menciptakan pemanasan global daripada karbon dioksida.




7. Reruntuhan Suriah
Arkeolog Robert Mason berbicara di Semit Museum tentang penemuan formasi batuan misterius di dekat biara Suriah Deir Mar Musa (gambar atas), dan kebutuhan untuk eksplorasi lebih lanjut

Ada reruntuhan di padang pasir Suriah yang lebih tua dari piramida Mesir. Mereka adalah sisa-sisa terakhir dari sebuah kota misterius yang pernah berdiri 80 kilometer (50 mil) dari apa yang sekarang Damaskus. Didirikan 5.000 tahun yang lalu, bahkan kota kuno Damaskus termasuk muda dibandingkan dengan reruntuhan ini.

Pada tahun 2009, arkeolog Robert Mason bekerja pada sebuah biara Suriah yang dibangun pada abad keempat atau kelima ketika beberapa formasi batuan yang tidak biasa di dekatnya menarik perhatiannya. Ini termasuk kemungkinan makam serta baris batu dan lingkaran. Mason juga menemukan formasi berdinding yang disebut "layang-layang gurun," perangkap berbatu yang akan mengurung rusa dan hewan lain ke dalam suatu daerah di mana mereka dapat dengan mudah dibunuh.

Potongan alat batu yang ditemukan di sekitar struktur tersebut memberikan Mason keempatan untuk memperkirakan usia penemuannya: yaitu sekitar 6.000 sampai 10.000 tahun SM. Piramida awal, Piramida Agung Giza, diyakini telah dibangun 4.500 tahun yang lalu. Pada titik ini, siapa yang membangun kota dan mengapa mereka pergi masih belum diketahui. Karena perang dan konflik lainnya di wilayah ini, maka terlalu berbahaya untuk menyelidiki kota kuno di gurun ini.




6. Spesies yang Tak Diketahui
Kapak tangan Oldowan yang ditemukan di Kenya, menunjukkan bahwa manusia purba menggunakan alat-alat batu ini hampir 2 juta tahun yang lalu.

Alat batu buatan tangan tertua yang pernah ditemukan telah ditemukan di padang pasir tandus Kenya. Penemuan tahun 2011 ini bisa menggoyahkan keyakinan selama ini bahwa produksi alat kuno terjadi hanya dalam spesies yang berkaitan dengan manusia modern.

149 artefak batu bertanggal kembali ke sekitar 3,3 juta tahun yang lalu, saat dimana nenek moyang manusia belum diketahui ada. Siapa pun pengrajin itu, ia memiliki kemampuan fisik dan mental untuk menajamkan tepi batu setajam pisau cukur, teknik yang dikenal sebagai "knapping." Para peneliti tidak tahu siapa yang membuat alat-alat tersebut- hanya spesies humanoid yang tidak teridentifikasi. Ini bisa jadi adalah kelompok pra manusia atau spesies lain yang memiliki kemampuan yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan manusia.

Keyakinan mainstream juga menyatakan bahwa alat pemotong canggih dikembangkan saat perubahan iklim mereduksi hutan menjadi sabana dan kebutuhan daging menjadi bagian penting dari bertahan hidup. Tapi artefak Kenya membuktikan bahwa kerajinan itu tidak dipicu oleh kebutuhan untuk pengolahan daging. Saat itu Kenya bukan gurun, tapi hutan.




5. Atacama Nitrat

Charles Darwin menyebut gurun Atacama sebagai tempat "di mana tidak ada yang bisa eksis." Gurun Amerika Selatan ini dianggap tempat paling kering di planet ini dan beruntung jika mendapat lebih dari 1 milimeter (0,04 di) curah hujan setahun. Tapi ada sesuatu yang berkembang di sana- deposit nitrat dan yodium yang paling berlimpah di dunia.

Mineral ini tidak seperti yang lain. Bakteri yang dibutuhkan untuk pembentukan deposit nitrat dan yodium tidak ada disana, namun nitrat Atacama membentuk jalur berkerak sekitar 700 kilometer (435 mil) panjang dan 20 kilometer (12 mil) lebar. Penjelasan yang mungkin untuk sabuk kolosal nitrat ini termasuk spekulasi bahwa mineral terbentuk dengan bantuan "sea spray" atau partikel-partkel aerosol dari Samudera Pasifik yang menyemprot 50 kilometer jauhnya, nitrogen di atmosfer berubah menjadi nitrat dengan mengikat tanah dan garam, dan air tanah kuno yang kaya mineral dipaksa ke permukaan selama munculnya pegunungan setempat. Pada saat ini, teori air tanah dianggap paling mungkin, tapi tidak ada yang telah terbukti.




4. Lubang-lubang Pisco

Dibayangi oleh tetangga mereka yang lebih terkenal. Nazca Lines, membuat banyak orang tidak mengetahui tentang misteri kuno lainnya dari Peru. Ditemukan di wilayah gersang dekat Pisco Valley, ribuan lubang berbentuk kerucut telah diukir di batu oleh tangan yang tidak diketahui. Beberapa berteori bahwa lubang-lubang ini digunakan sebagai silo biji-bijian atau kuburan dari suku misterius, tetapi meskipun beberapa lubang dalamnya mencapai 2 meter (7 kaki), mereka tidak tampak telah digunakan sebagai lubang penyimpanan untuk makanan atau jasad. Sebuah kuburan besar akan meninggalkan bukti-bukti di belakang, tapi tidak satu gigi atau fragmen artefak yang pernah ditemukan di salah satu dari ribuan lubang-lubang ini.

Diperkirakan 6.900 lubang dipahatkan ke daerah pegunungan membentuk barisan sepanjang 1,5 kilometer dan lebar 20 meter. Beberapa lubang tepat sejajar satu sama lain.

Alasan mengapa struktur ukiran  yang intens seperti itu, yang diperkirakan butuh beberapa dekade untuk menyelesaikannya, telah hilang ditelan waktu. Ada beberapa petunjuk yang menggoda. Gambar satelit telah menangkap apa yang tampak seperti reruntuhan pemukiman kuno di timurnya. Barisan lubang-lubang tersebut juga berakhir tiba-tiba di dekat tempat yang beberapa orang mengatakan terlihat seperti hancur oleh ledakan. Reruntuhan dan akhir yang tidak biasa dari lubang-lubang ini mungkin bukan apa-apa, tapi yang pasti memperdalam intrik dari Lubang-lubang Pisco. Selengkapnya baca disini: Misteri Barisan Lubang-Lubang di Peru




3. Nabta Playa

Gurun Sahara memegang misteri megalit 1.000 tahun lebih tua dari Stonehenge. Disebut Nabta Playa, situs termasuk cincin batu berdiri, lima baris lempeng batu tegak dan runtuh, serta kemungkinan makam. Batu-batu tersebut memiliki berat beberapa ton, dan ada pula yang setinggi 2,7 meter. Sekelompok orang Zaman Batu yang tidak diketahui telah membangun kompleks tersebut di 6.000 hingga 6.500 tahun yang lalu, dan batu-batu itu adalah keselarasan tertua astronomi dari megalith yang pernah ditemukan.

Foto satelit menegaskan bahwa salah satu baris menunjuk timur-barat, dan lempengan batu tertentu di dalam lingkaran berbaris di arah utara-selatan. Dua baris tambahan berawal dari megalit yang sama, tapi yang satu berjalan ke timur laut dan lainnya ke tenggara. Batu-batu menandai titik balik matahari musim panas dan mungkin musim hujan. Nabta Playa dibangun di tepi danau dan sebagian terendam selama musim panas dan musim gugur. Kuburan ternak dan barang-barang sehari-hari telah ditemukan di situs, tetapi tidak ada sisa-sisa manusia.

Nabta Playa mengganggu keyakinan yang telah diterima para ahli sejarah Mesir. Pembangun masa itu ternyata lebih maju dari yang diyakini sebelumnya dan bahkan mungkin adalah salah satu budaya yang menginspirasi dinasti raja-raja Mesir.




2. Seni Laba-Laba

Sebuah karya seni rusak tapi unik ditemukan di padang pasir barat Mesir. Selembar batu pasir di Kharga Oasis 175 kilometer barat dari Luxor menggambarkan apa yang bisa menjadi satu-satunya seni batu laba-laba yang dikenal dari Dunia Lama. Penemuan panel yang luar biasa ini menunjukkan gambar dari apa yang menyerupai jaring, laba-laba, dan bahkan mangsa yang terjerat.

Usia yang tepat dari panel, yang retak menjadi dua bagian, sulit ditentukan. Sejarawan Mesir Kuno percaya usia panel tersebut bisa mencapai sejauh 4000 SM-atau bahkan jauh lebih awal. Saat Mesir bahkan belum ada. Ketika peradaban berkembang, hieroglif laba-laba sangat langka. Tidak diketahui mengapa artis kuno memilih arakhnida sebagai subjek seni atau apa makna darinya. Yang kita tahu adalah bahwa itu adalah satu-satunya seni jenisnya yang ditemukan di Mesir dan dari Dunia Lama sejauh ini.




1. Kaca Gurun
Kumbang suci (scarab) pada liontin King Tuth

Tes pada permata kumbang scarab yang dulu milik Raja Tut membuktikan bahwa kaca itu dibuat dari kaca yang diproduksi sebelum peradaban Mesir awal. Penasaran untuk jawaban, para ilmuwan menemukan suatu daerah di Gurun Sahara di mana blok misterius dari sampah kaca memenuhi pasir. Tes atom pertama di New Mexico pada tahun 1945 meninggalkan sidik jari yang sama.

Sebuah ledakan di pasir akan meninggalkan lembaran tipis dari kaca, Namun ledakan yang menciptakan kaca Mesir itu harus lebih panas dari ledakan atom. Para tersangka termasuk dampak meteor atau ledakan udara panas yang fenomenal. Karena tidak ada bukti dari kawah, para ilmuwan menguji teori ledakan udara dengan simulasi komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika jenis dampak Shoemaker-Levy meledak di atmosfer bumi, bola api yang dihasilkan akan memukul permukaan tanah seperti tungku, memasak pasir menjadi gelas dengan suhu sampai 18.000 derajat Celcius (32.500 ° F).

Yang cukup menarik, ini berkorelasi dengan zirkon yang ditemukan di kaca Sahara. Dengan mengukur bagaimana degradasi zirkon ini, panas sampel yang terpapar dapat dihitung. Kaca Mesir memberi pembacaan kira-kira sama dengan simulasi. Tidak ada apapun di bumi dapat membuat panas semacam itu, yang membuat teori ledakan udara sangat masuk akal.
Selengkapnya baca disini: Kaca Gurun Libya yang Misterius


Baca Juga:








Source: Listverse

Jumat, 21 Agustus 2015

Jalan Raya di Atas Sungai

Cina telah meresmikan hamparan jalan raya baru yang menghubungkan Xingshang County ke Jembatan Zhaojun di provinsi Hubei China tengah. Menariknya, jalan raya sepanjang 10 km tersebut, 4-km nya dibangun di atas sebuah jembatan yang membentang di sepanjang tengah lembah sungai.



Rute baru akan mengurangi waktu perjalanan dari Xingshan ke Yiba Expressway hingga hanya 20 menit, dan pada saat yang sama juga memanjakan pengemudi dengan pemandangan yang spektakuler. Perjalanan awalnya membutuhkan waktu sekitar satu jam sepanjang jalan curam dan berkelok-kelok.

Menurut manajer proyek jalan raya, Chen Xingda, ketika jalan raya ini pertama kali diusulkan pada 2013, ada tiga kemungkinan rute yang berbeda. Dua dari kemungkinan rute melibatkan penggalian terowongan melalui pegunungan di sekitar. Yang ketiga adalah rute yang lebih panjang dan melibatkan pembangunan di atas air. Insinyur pada proyek memilih opsi ketiga karena akan memungkinkan mereka untuk melindungi banyak tanaman dan hutan di pegunungan. Mereka yang terlibat dalam proyek ini mengklaim bahwa jalan ini adalah jalan pertama sebagai "ecological overwater road" di China.


Bagian jalan raya yang berada diatas air ini saja (4 km) menelan biaya sekitar 2 juta yuan (US $ 320.000), yang hampir setengah dari biaya total seluruh jalan yang senilai 4,4 juta yuan ($ 700.000).










Baca Juga:







Source

Kamis, 20 Agustus 2015

Bungin - Pulau Terpadat di Dunia

Pulau Bungin di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, punya julukan sebagai pulau terdapat di dunia. Di pulau ini nyaris tidak ada lahan kosong, seluruh daratannya dipenuhi rumah-rumah penduduk.



Kepadatan penduduk pula membuat Pulau Bungin tidak memiliki garis pantai, karena sepanjang pesisir pulaunya seluruhnya dibangun menjadi tempat tinggal. Pulau ini memiliki luas 8,5 hektar dengan jumlah penduduk 3.400 jiwa.

Jarang warga Bungin yang merantau, dan mereka kebanyakan memilih menikah dan tetap tinggal di Bungin. Kondisi ini yang membuat Pulau Bungin semakin kelebihan beban dan kehabisan lahan.

Satu-satunya lahan terbuka yang luas di Bungin adalah halaman Masjid setempat. Bahkan saking sesaknya, sama sekali tidak ada kebun dan sangat jarang pepohonan tumbuh. Karena tidak ada dedaunan untuk pakan, sampai-sampai kambing di Bungin punya kebiasaan makan kertas dan plastik.



Warga yang hendak membangun rumah baru, harus mereklamasi pulau dengan menguruk lautan dengan karang. Akibat bertambahnya rumah, ukuran Pulau Bungin pun semakin bertambah luas dari waktu ke waktu. Akibat lahan yang terbatas, ada beberapa keluarga yang terpaksa harus hidup dalam satu atap.

Warga yang mereklamasi laut untuk membangun rumah

Masyarakat Bungin mayoritas keturunan Suku Bajo, dari Sulawesi, yang dikenal sebagai suku pengembara laut dan penyelam ulung. Sejak bayi, anak-anak Bungin sudah dikenalkan pada dunia bahari melalui Upacara Toyah.

Dalam ritual Toyah, bayi dipangku 7 perempuan secara bergantian yang duduk di atas ayunan. Ayunan diibaratkan seperti gelombag lautan yang akan dihadapi sang anak saat besar nanti ketika menjadi pelaut.

Sejak kecil, anak-anak Bungin sudah mahir bermain di lautan dan menyelam untuk berburu ikan. Mereka lazim bermain perahu di laut tanpa pengawasan orangtua. Bocah-bocah usia sekolah dasar sudah mampu mencari uang jajan dengan berburu ikan hias di laut.

Mayoritas penduduk Bungin bekerja sebagai nelayan. Sebagian mencari ikan dengan cara menyelam dan memanah. Ada juga yang memiliki keramba, serta mencari lobster dan teripang.


Jalan yang dibangun dengan mengurug laut oleh warga untuk menghubungkan pulau bumin dengan daratan utama


Baca Juga:








Sumber: 

Selasa, 18 Agustus 2015

Perbatasan Unik di Baarle-Nassau & Baarle-Hertog

Baarle-Nassau dan Baarle-Hertog dua kota yang membagi kota Baarle di perbatasan antara Belanda dan Belgia. Baarle-Nassau terletak di Belanda bagian selatan di provinsi North Brabant dan Baarle-Hertog terletak di provinsi Antwerp, Belgia. Kedua kota berbagi perbatasan bersama, tapi perbatasan internasional yang memisahkan kota Belgia Baarle-Hertog dari kota Belanda Baarle-Nassau itu tidak membentang lurus. Bahkan juga tidak melengkung.



Sebaliknya, ada 26 bagian yang terpisah dari tanah - potongan kecil dari Belgia dan Belanda yang tersebar di seluruh Baarle. Ada potongan utama yang disebut Zondereigen terletak di utara kota Belgia Merksplas, dan 22 eksklave Belgia di Belanda dan tiga lagi di perbatasan Belanda-Belgia. Dalam eksklave Belgia yang terbesar ada juga enam eksklave Belanda, juga ada satu dalam ekslave terbesar kedua, dan delapan dalam Zondereigen.

Mengenai Ekslave dan Enklave selengkapnya dapat dibaca disini: 10 Perbatasan Aneh di Dunia

Perbatasan ditandai dengan palang putih di trotoar dan kancing logam di jalan, dan berjalan zig-zags di kota tersebut tanpa mengindahkan rumah, kebun dan jalan-jalan. Satu baris memasuki blok melalui sebuah toko kemudian keluar dari bagian belakang supermarket. Banyak rumah yang dipotong setengah oleh perbatasan, sehingga dibuat konvensi bahwa kebangsaan masing-masing rumah ditentukan oleh lokasi pintu depan rumah. Jika perbatasan berjalan melalui pintu depan rumah, maka rumah tersebut memiliki dua kebangsaan atau berada di dua negara yang berbeda, dan ini ditunjukkan oleh dua nomor jalan pada rumah/bangunan tersebut.



Kota-kota ini menarik banyak wisatawan. Selama bertahun-tahun toko-toko di Belgia buka pada hari Minggu, sedangkan yang di Belanda tidak - dengan pengecualian toko-toko yang ada di Baarle. Pajak di Belgia dan Belanda berbeda banyak, sehingga orang bisa pergi berbelanja dengan dua aturan pajak di satu jalan tunggal. Ada suatu masa dimana hukum Belanda mengharuskan restoran untuk tutup lebih cepat. Nah, hal ini untuk beberapa restoran di perbatasan itu berarti bahwa mereka hanya harus mengubah meja mereka ke sisi Belgia. Dengan adanya Uni Eropa, beberapa perbedaan menghilang.

Geografi Baarle-Hertog dan Baarle-Nassau yang aneh adalah hasil dari sejumlah perjanjian abad pertengahan yang kompleks antara Lords of Breda dan Dukes of Brabant yang dapat ditelusuri kembali ke abad ke-12. Setelah perpecahan antara Belanda dan Belgia di tahun 1839, ada kebutuhan untuk menentukan perbatasan. Butuh tiga komisi perbatasan untuk memilah masalah. Yang terakhir ditetapkan, yaitu perbatasan yang meregang sepanjang 36 km, ditetapkan baru pada tahun 1995.


Oh iya, jika anda berpikiran (mungkin karena otak anda yang kriminal ... hehehe) untuk melakukan pelanggaran atau tindak kriminal di wilayah belanda lalu lari/lompat ke wilayah Belgia (atau sebaliknya) untuk menghindari hukuman .... maka itu tidak bisa anda lakukan, karena di Baarle ada dua polisi, satu polisi Belanda dan satunya polisi Belgia yang selalu bekerja dan berpatroli bersama untuk menangkap orang-orang yang melakukan persis seperti apa yang anda pikirkan .....








Baca Juga:







Source

Senin, 17 Agustus 2015

Seperti Inilah Wajah Bumi 250 Juta Tahun Lagi

Bumi akan menjadi tempat yang sangat berbeda 250 juta tahun dari sekarang. Dua ratus lima puluh juta tahun yang lalu daratan Bumi berkerumun menjadi satu superkontinen dijuluki Pangea. Para ahli Geologi mengatakan sepertinya itu akan terulang lagi, seiring benua-benua masa kini perlahan-lahan menyatu selama 250 juta tahun ke depan untuk membentuk mega benua lain: Pangea Ultima..


Pangea

Animasi terpisahnya Pangea
Permukaan bumi ini dibagi menjadi potongan-potongan besar yang perlahan bergeser secara bertahap yang disebut Lempeng tektonik. Dengan menggunakan petunjuk geologi untuk memecahkan migrasi masa lalu dari benua, Dr. Christopher Scotese, seorang ahli geologi di University of Texas di Arlington, telah membuat prediksi tentang bagaimana benua akan bergerak ratusan juta tahun ke depan.

"Kita tidak bisa benar-benar tahu tentang masa depan," kata Scotese. "Yang bisa kita lakukan adalah membuat prediksi tentang bagaimana gerakan lempeng akan berlanjut, apa hal-hal baru yang mungkin terjadi, dan di mana semua itu akan berakhir."

Untuk membuat model bumi masa depan jelas harus diketahui kecepatan dari pergerakan lempeng-lempeng bumi ini terlebih dahulu:

Arah dan kecepatan gerakan lempeng tektonik saat ini. Direkam dengan menggunakan GPS (Global Positioning System)

Diatas adalah gambar yang menunjukkan peta kecepatan masing-masing lempengan tektonik yang ada di bumi ini, dengan panjang dari anak panah menunjukkan kecepatannya. Semakin panjang semakin cepat jalannya.

Lempengan IndoAustalia bergerak dengan kecepatan 7-8 cm pertahun ke arah Timur laut. Sedangkan Eurasia bergerak ke timur.

Terlihat bahwa ada tubrukan karena arahnya berbeda. Tubrukan lempeng inilah yang menyebabkan gempa.

Dengan bermodalkan rupa bumi saat ini beserta kecepatan gerakan benua-benua masa kini tentunya dapat dibuat model benua bumi dimasa mendatang. Kita awali dengan melihat penampilan bumi saat ini.

Bumi saat ini tentu saja bisa kita lihat saat ini juga. Kondisi saat ini merupakan kondisi ideal untuk hidupnya manusia.

Bumi dimasa kini. Daerah yang tektoniknya paling aktif tentusaja Asia Tenggara atau Indonesia.

Afrika telah perlahan-lahan bertabrakan dengan Eropa selama jutaan tahun. Italia, Yunani dan hampir semua yang ada di Mediterania adalah bagian dari (pelat Afrika), dan telah bertabrakan dengan Eropa selama 40 juta tahun terakhir.

Tabrakan ini telah mendorong Alpen dan pegunungan Pyrenees, dan bertanggung jawab untuk gempa bumi yang kadang-kadang menyerang Yunani dan Turki.

Kemungkinan penampakan Bumi 50 juta tahun dari sekarang. Afrika bertabrakan dengan Eropa, menutup Laut Mediterania. Atlantik telah melebar, dan Australia telah bermigrasi ke utara.

Mediterania adalah sisa dari laut yang jauh lebih besar yang telah menutup lebih dari 100 juta tahun lalu, dan akan terus menutup. Semakin banyak lempeng akan mengkisut dan terdorong lebih tinggi dan lebih tinggi, seperti Himalaya.

Australia juga akan bergabung dengan lempeng benua Eurasia.

Australia bergerak ke utara, dan sudah bertabrakan dengan pulau-pulau selatan Asia Tenggara. Jika kita memproyeksikan bahwa gerak bahu kiri Australia menabrak, maka kemudian Australia akan berputar dan bertabrakan dengan Kalimantan dan selatan Cina (ini seperti India bertabrakan 50 juta tahun yang lalu) dan akan ditambahkan ke Asia.

Sementara itu, Amerika akan bergerak lebih jauh dari Afrika dan Eropa seiring Samudera Atlantik terus tumbuhs. Dasar laut Atlantik dibagi dari utara ke selatan oleh punggungan gunung bawah laut dimana material-material batu baru mengalir naik dari interior bumi. Kedua bagian dasar laut perlahan menyebar terpisah seiring punggungan diisi dengan material-material baru, menyebabkan Atlantik melebar.

Sampai disini, bagian dari prediksi ini cukup akurat, karena hanya kelanjutan dari gerakan yang ada. Baru setelah sekitar 50 juta tahun lebih ke depan, prediksi menjadi lebih sulit.

"Yang sulit adalah ketidakpastian dalam 'perilaku baru'," kata Scotese.

"Ini seperti jika Anda bepergian di jalan raya, Anda dapat lebih dapat memprediksi di mana Anda akan berada dalam satu jam, tetapi jika ada kecelakaan atau kemacetan, Anda akan mengubah arah. Dan kita harus mencoba untuk memahami apa yang menyebabkan perubahan-perubahan tersebut. Disitulah kita harus membuat beberapa tebakan tentang masa depan yang jauh  ... 150 - 250juta tahun dari sekarang".

Dalam kasus pelebaran Atlantik, ahli geologi berpikir bahwa "zona subduksi" akhirnya akan terbentuk, baik pada tepi timur atau tepi barat dari laut. Pada zona subduksi, dasar laut akan menghujam di bawah tepi benua dan turun ke interior bumi.

Bumi 150 Juta Tahun Lagi. Terbentuk zona penunjaman (subduksi) sepanjang Amerika Utara.

"Zona subduksi ternyata menjadi bagian paling penting dari sistem jika Anda ingin memahami apa yang menyebabkan lempeng bergerak," kata Scotese.

Seperti udara dingin yang melayang turun dari loteng yang terbuka di musim dingin, dasar laut padat di tepi laut kadang-kadang mulai menghujam ke dalam lapisan seperti plastisin di bawah kerak, yang disebut "mantel."

Sebuah diagram yang menunjukkan proses utama lempeng tektonik.

Penghujaman itu akan menarik sisa lempeng bersamanya, seperti taplak meja meluncur dari meja. Ini menyumbang sebagian besar kekuatan yang menggerakkan sekitar lempeng.

Teori "tarikan lempeng" sebagai mekanisme gerakan lempeng ini menentang teori "rakit sungai" yang lebih tua.

"Untuk waktu yang lama, ahli geologi telah memodelkan bahwa ada 'conveyer belt' dari konveksi mantel, dan benua bergerak secara pasif pada sabuk conveyer ini, seperti rakit di sungai," kata Scotese. "Tapi teori ini terbukti salah."

Jika zona subduksi dimulai pada satu sisi Atlantik (Scotese pikir kemungkinan besar adalah sisi barat) maka ini akan mulai perlahan-lahan menarik dasar laut ke dalam mantel. Jika ini terjadi, punggungan di mana dasar laut Atlantik menyebar akhirnya akan ditarik ke bumi. Pelebaran akan berhenti, dan Atlantik akan mulai menyempit.

Puluhan juta tahun kemudian, Amerika akan datang menabrak dan bergabung dengan benua Euro-Afrika, mendorong punggung baru pegunungan seperti Himalaya sepanjang perbatasan. Pada saat itu, sebagian besar daratan dunia akan bergabung menjadi super-benua yang disebut "Pangea Ultima." Tabrakan ini mungkin juga akan memerangkap lautan menjadi laut pedalaman kata Scotese.

Seperti inilah rupa bumi 250 juta tahun yang akan datang. Penyatuan sebagian besar daratan dunia menjadi satu super-benua, "Pangea Ultima," dengan laut pedalaman - sisa-sisa samudera Atlantik.

"Ini semua memang memerlukan banyak imajinasi. Tapi ini menyenangkan sebagai latihan untuk berpikir tentang apa yang mungkin terjadi," katanya. "Dan Anda hanya dapat melakukannya jika Anda memiliki ide yang sangat jelas tentang mengapa sesuatu terjadi pada awalnya"

Untuk saat ini tampak bahwa dalam 250 juta tahun, benua bumi akan digabung lagi menjadi satu daratan raksasa ... sama seperti mereka 250 juta tahun sebelum saat ini. Dari Pangea, menjadi seperti sekarang, dan akan kembali lagi menjadi Pangea Ultima!



Baca Juga:







Sumber: science.nasa.gov

Minggu, 16 Agustus 2015

Teleskop Hubble Melihat UFO

Wow, benarkah Teleskop Ruang Angkasa Hubble telah melihat UFO?

Ya, Tepatnya Galaksi UFO ^_^



NGC 2683 adalah galaksi spiral yang terlihat hampir hanya tepinya (edge-on), membuat bentuknya terlihat seperti sebuah pesawat ruang angkasa dalam fiksi ilmiah klasik. Inilah sebabnya mengapa para astronom di Astronaut Memorial Planetarium and Observatory memberikannya julukan galaksi UFO ....

Sementara galaksi-galaksi yang tampak muka memungkinkan kita melihat struktur rinci dari galaksi, galaksi-galaksi yang tampak tepi memberikan gambaran tersendiri. Secara khusus, memberikan para astronom kesempatan besar untuk melihat jalur berdebu halus dari lengan spiral sebagai siluet kabut di depan inti galaksi yang keemasan. Selain itu, kelompok brilian dari bintang muda biru bersinar tersebar di seluruh disk, memetakan wilayah pembentuk bintang di galaksi.

Mungkin mengejutkan, pandangan tepi dari galaksi seperti ini tidak mencegah para astronom dari menyimpulkan struktur mereka. Studi dari properti cahaya yang datang dari NGC 2683 menunjukkan bahwa galaksi ini adalah galaksi spiral batang (barred spiral), meskipun sudut pandang tidak memungkinkan kita melihat ini secara langsung.


NGC 2683, ditemukan pada 5 Februari 1788 oleh astronom terkenal William Herschel, terletak hanya 20 juta tahun cahaya di konstelasi utara Cat (Lynx). Sebuah konstelasi yang diberinama bukan karena kemiripannya dengan hewan kucing, tetapi karena konstelasi itu cukup samar, dan membutuhkan "mata se-sensitif kucing" untuk membedakannya. Dan ketika Anda berhasil mendapatkan melihatnya, Anda akan menemukan "harta" seperti gambar ini, membuatnya layak usaha.

Gambar diatas dihasilkan dari dua bidang yang berdekatan diamati pada cahaya tampak dan inframerah oleh Kamera Hubble untuk Survei. Sebuah strip sempit yang muncul sedikit kabur dan melintasi sebagian gambar secara horizontal adalah hasil dari kesenjangan antara detektor Hubble. Strip ini telah ditambal menggunakan gambar dari pengamatan galaksi yang dibuat oleh teleskop berbasis darat, sehingga tampak kurang rinci.

.
Baca Juga:






Sumber